Kepik Kawin

•November 15, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kumbang Kepik Kawin

Minggu, 6 November 2011. Sore di teras rumah diiringi hujan gerimis, di sebuah anggrek .
 
 
Canon 500D + Raynox DCR-250
f11  ;  1/30 sec ; ISO-1600 ;  43mm
 

Belalang

•November 15, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Belalang
Belalang

Minggu, 25 September 2011. Disawah, sekitar rumah.
Tks for Lina / Kang Ucup atas  pinjam Raynox DCR-250 ,
serta sarannya agar menggunakan f.. yang lebih besar agar sebagian badan belalang tidak menjadi blur.

Wallpaper 1366 x 768

Canon 500D + Raynox DCR-250
f7  ;  1/800 sec ; ISO-400 ;  55mm
 
 

Lebah

•November 15, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

lebah
Hisap madu ….

Minggu Pagi, 10 Oktober 2011, seekor “Lebah”  di depan halaman rumah tetangga.

Wallpaper 1366 x 768

Canon 500D + Raynox DCR-250
f11  ;  1/60 sec ; ISO-160 ;  55mm

 

Humor – Aljabar

•November 26, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Ternyata Teh Celup Itu Berbahaya

•November 25, 2009 • Komentar Dimatikan
     Apakah benar teh celup membahayakan kesehatan? Mengapa demikian? Ternyata penyebabnya lebih pada kemasannya, kantong kertas kecil berserat renggang yang ternyata mengandung chlorine, yang antara lain bisa menyebabkan kemandulan, keterbelakangan mental dan kanker! Untuk dapat lebih memahaminya, kita akan membahas perihal teh celup ini secara garis besar saja.
 yang antara lain bisa menyebabkan kemandulan, keterbelakangan mental dan kanker! Untuk dapat lebih memahaminya, kita akan membahas perihal teh celup ini secara garis besar saja.
Di pasaran, ada 3 jenis teh yang biasa dijual; teh celup, teh daun atau teh serbuk seduh, dan teh bubuk instan. Masing-masing jenis teh bisa dipilih sesuai kebutuhan. Sebelum mengkonsumsinya, pastikan Tanggal Kedaluarsanya ! Teh Celup Bubuk teh yang dibungkus sejenis kertas berpori-pori halus yang tahan panas. Bagi Anda penggemar teh, pasti tahu teh celup.Sangat modern dan praktis. Pastinya Anda sering minum teh karena paham akan manfaat teh bagi tubuh. Misalnya saja, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Saat hendak minum teh, apakah Anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama? Jika ya, hati-hati. Mungkin Anda senang mencelupkan teh lama-lama karena berpikir semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh karena teh semakin pekat.

Asal mula teh celup

Anda minum teh? Teh celup atau teh tubruk? Sudah barang tentu dengan alasan kepraktisan, banyak orang yang lebih memilih teh celup.

Secara tidak sengaja teh celup ditemukan oleh Thomas Sullivan, seorang pedagang teh dan kopi dari New York, dia mengirim sample teh dalam kantong sutra kecil kepada para pelanggannya. Dia menggunakan kantong sutra karena alasan ekonomis, kalau menggunakan kaleng, selain biaya pembuatannya lebih mahal, teh yang dikemas juga harus lebih banyak.

Pada awalnya para pelanggan Thomas bingung dengan kemasan baru ini. Mereka menganggap kemasan ini sama saja dengan teh yang dimasukkan dalam saringan metal, mereka langsung melemparkan begitu saja kemasan tersebut ke dalam air panas. Baru kemudian mereka menyadari bahwa ternyata kemasan tersebut cukup praktis untuk menyeduh teh secara langsung. Mereka menganggap ini lebih praktis karena tidak perlu membersihkan saringan teh atau teko. Selesai diseduh, kemasan berikut tehnya bisa langsung dibuang. Lama-kelamaan permintaan sample teh dalam kemasan makin banyak, dan pada akhirnya Thomas Sullivan menyadari bahwa ini bisa menjadi dagangan yang menguntungkan. Teh celupnya mulai dipasarkan secara komersial pada tahun 1904, dan dengan cepat popularitasnya menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Akan tetapi, disadari pula, kemasan tersebut membawa problem sendiri: Kualitas aroma dan rasa. Daun teh, membutuhkan ruangan untuk mengembang, sehingga bisa mengeluarkan aroma dan rasa yang optimal. Solusinya adalah membuat kemasan lebih besar, dan daun teh yang digunakan ukurannya yang paling kecil. Ukuran ini dikenal dengan nama Fanning dan Dust yang merupakan tingkat terendah dari kualifikasi kualitas teh. Ukuran yang kecil menyebabkan zat tannin lebih cepat keluar, sehingga menimbulkan rasa pahit.

Bagaimanapun, aroma dan rasa terbaik akan keluar dari hasil seduhan loose tea atau teh tubruk. Jadi kalau anda memang ingin meningkatkan apresiasi anda terhadap teh, mulailah beralih ke loose tea. Dari segi kepraktisan, memang lebih repot. Tetapi ritual penyeduhan teh merupakan bagian dari seni teh itu sendiri. Dan jangan lupa untuk tidak membiarkan ampas teh tetap di dalam teko atau cangkir Anda.

Namun seiring perkembangan zaman, kantong teh kemudian berganti, dari sutera ke kertas, inilah yang kemudian menimbulkan masalah.

Teh celup masa sekarang

Teh celup terdiri dari ramuan teh, yang kemudian untuk menambah keharumannya, di Indonesia biasanya dicampur melati, yang kesemuanya dikemas dalam kantong kecil.

Tehnya sendiri tidak berbahaya, yang berbahaya adalah kantong kertas kemasannya. Kantong teh terbuat dari kertas kecil berserat renggang, –seperti sudah disebutkan di depan, pada masa awalnya kantongnya terbuat dari sutera atau nylon– yang diisi dengan daun teh, agar dapat menyeduh teh dengan hemat dan praktis. Daun tehnya tetap berada dalam kantong ketika teh diseduh dengan air panas, membuatnya sangat mudah mengeluarkan dan membuang daun teh yang sudah diseduh itu, menyeduh teh menjadi semakin mudah karena kantung itu diikatkan pada selembar benang dengan label kertas di ujung yang lain. Jadi benang ini juga berfungsi sebagai alat untuk mencelupkan daun teh dan mengangkatnya.

Bahaya Chlorine

Pada umumnya kertas dibuat dari pulp (bubur kertas), yang terbuat dari bahan kayu, bubur ini berwarna coklat tua, untuk membuat serat pulp itu berwarna putih, digunakan sejenis bahan kimia pemutih yang terbuat dari senyawa chlorine yang sangat pekat. Sayang dalam prosesnya, chlorine ini tetap tertinggal dalam produk kertas karena tidak dilakukan penetralan karena biayanya sangat tinggi. Kertas semacam inilah yang kemudian digunakan sebagai kantong teh celup.

Hindari mencelupkan kantong teh terlalu lama, karena Anda tentu berpikir bahwa semakin lama Anda merendam teh celup itu dalam air panas, semakin banyak sari teh yang tertinggal dalam cangkir Anda. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Akan semakin banyak kandungan chlorine di kantong teh celup yang larut dalam teh Anda, apa lagi kalau Anda merendamnya lebih dari 3 menit.

Dalam industri kertas, chlorine memang biasa digunakan sebagai bahan insektisida, disinfektan, pengawet, pembersih dan pemutih kertas, yang kemudian digunakan untuk membuat tissue, popok, kain dan sebagainya; juga sumpit kayu sekali pakai, oleh sebab itu di China, sumpit jenis ini dilarang digunakan. Kenapa? Berdasarkan penelitian, diduga ada kaitan antara konsumsi chlorine dalam tubuh dengan kemandulan pria, lahir cacat, keterbelakangan mental serta kanker.

I. Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup

Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari 3 – 5 menit. Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, sehingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena bersifat disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.

Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau, kembali ke cara yang sedikit repot: Gunakan teh bubuk. Minumlah teh, bukan klorin…

II. (Penelitian)

Kebanyakan orang Indonesia (terutama Jawa) kalo minum teh malah sebenarnya minum gula, karena banyakan gulanya daripada tehnya. Lebih tepatnya, minum gula campur teh, campur susu, atau kopi .. sekarang ketambahan minum gula campur teh & chlorine lagi. Tapi saya percaya, yg terakhir ini masih lebih banyak sari teh-nya daripada chlorine-nya.

Berarti ada chlorine-nya ya di kertas teh celup …

Untuk memuaskan keingintahuan, saya coba lakukan test hari ini, di lab saya. Hasilnya : Untuk sample 100 ml (seukuran segelas cangkir teh), dengan air aqua diambil dari dispenser dengan panas (70 – 80oC), kemudian teh celup merk “X” diambil tehnya, kertas pembungkus dicelupkan ke sample selama 10 menit, untuk beberapa sample didapat hasil berkisar 0.04 – 1.10 mg/L. Air Aqua asalnya sendiri chlorine content-nya tidak terdeteksi.

Chlorine tergolong powerful oxidizing agent, bersifat toxic dan corrosive.

Biasa digunakan dalam proses bleaching (contoh di pabrik kertas), manufacturing syntetic rubber & plastic, serta desinfektan untuk pemurnian air.

Di Permenkes (no …), utk persyaratan kualitas air minum, setahu saya, tidak disebutkan nilai batas keberadaan chlorine (apa berarti tidak diperbolehkan?). Tapi untuk Kualitas Air Kolam Renang, Permenkes masih diperbolehkan dengan batasan antara 0.2 – 0.5 mg/L (tolong dikoreksi kalo saya keliru). Demikian juga WHO, setahu saya batasannya max. 0.5 mg/L.

Kadar klorin di dalam kemasan teh yang cuma 200 ml, bisa jadi lebih tinggi dibandingkan dengan klorin dipengolahan PDAM yang sekian ribu kubik karena konsentras nya merupakan fungsi dari volume mG/Liter. Jadi jangan dilihat volume total, tapi dalam tiap liternya.”

III. Tanggapan LSM

Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas, di samping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali!

Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau Anda mau uji benar apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco!

Berarti masih mengandung chlorine tinggi. Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses neutralization dgn biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan. Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapat label Depkes-nya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tersebut saat kena UV. Kertas rokok sama saja, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati.

Jadi apa jalan keluarnya?

Yang pertama, jangan terlalu lama merendam teh celup dalam air panas, jangan lebih dari 3 menit.

Yang kedua, hindari penggunaan teh celup, sebagai gantinya, kembali seperti dulu, dengan menggunakan teh tubruk, atau teh teko, kalau mau lebih nikmat lagi, lakukan ritual minum teh seperti di China, Korea atau Jepang, ini bisa menenangkan dan meningkatkan rasa hormat kepada orang lain, karena pada intinya, ritual minum teh adalah penghormatan kepada orang yang dilayani, sekaligus memberikan kehormatan kepada orang yang diberi kesempatan melayani, dengan menuangkan teh ke mangkuk rekan di hadapannya.

Lindungi keluarga Anda dari gangguan kesehatan di masa depan. Hindari teh celup atau produk lain yang mengandung chlorine.

Karakteristik Angka atau bilangan spesial

•Agustus 12, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
math3 Angka yang sering kita jumpai di pelajaran matematika banyak yang memiliki karakteristik spesial.

Untuk mengingat kembali angka angka spesial itu antara lain :

1. Angka genap dan angka ganjil

Misal angka 86340895

Ditanya angka diatas itu angka genap atau angka ganjil ?

Jawabnya adalah Angka Ganjil
Dari mana bisa mengetahui suatu angka itu genap atau ganjil ?

Dari angka 86340895 kita lihat digit terakhir yaitu angka 5

Bila digit terakhir bisa habis dibagi dengan 2 ( tidak ada sisa ) maka bilangan tersebut adalah genap . selain itu maka bilangan yang dimaksud adalah ganjil

2. Bilangan habis dibagi 2

Dari no.1 dapat disimpulkan bilangan yg genap pasti habis dibagi 2.

3. Bilangan habis dibagi 3

Karakteristik :
Total bilangan tersebut habis dibagi 3

contoh : 123456

Bilang 123456 habis dibagi 3 karena total bilangannya habis dibagi 3 .

1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 =21

21 habis dibagi 3 maka bilangan 123456 habis dibagi 3

4. Bilangan Habis dibagi 4

Karakteristik :
2 digit terakhir habis dibagi 4

contoh : 78733467583624

2 digit terakhir adalah 24 dimana bilangan 24 habis dibagi 4

Maka bilangan 78733467583624 habis dibagi 4

5. Bilangan habis dibagi 5

Karakteristik :

1 digit terakhir angka 5 atau angka 0

contoh : 876346987340

6. Bilangan habis dibagi 6

Karakteristik :
Bilangan tersebut habis di bagi 2 ( lihat no.2) dan habis dibagi 3 ( lihat no.3)

contoh :

11111112

7. Bilangan habis dibagi 8

Karakteristik :
3 digit terakhir bilangan tersebut habis dibagi angka 8

contoh : 2008

3 digit terakhir adalah 008 dimana 008 habis dibagi 8 maka 2008 habis dibagi 8

8. Bilangan habis dibagi 9

Karakteristik :

Total bilangan tersebut habis dibagi angka 9

contoh : 111111111

total bilangan = 1 + 1+ 1+ 1 + 1+ 1+ 1 + 1+ 1 = 9 dimana 9 habis dibagi dengan 9
maka 111111111 habis dibagi 9

Download – Free Game House

•Agustus 11, 2009 • 1 Komentar
gamehouse Buat yang suka sama game dari gamehouse, download di sini nih

http://downloads.gamehouse.com/pub/

Tinggal download  ….

Sebagian besar game , sudah saya download. Ada beberapa game untuk belajar buat anak-anak … jadi main sambil belajar…..

Universal keygennya download di sini

http://www.ziddu.com/download/1640528/UniversalKeygen.rar.html

sebagian besar license code ada di keygen itu tapi ada sebagian game yg ga tercantum. Atau bisa cari di http://astalavista.box.sk/

Hitung Cepat Matematika – perkalian khusus

•Agustus 11, 2009 • 5 Komentar
math2   Hitunglah masing masing perkalian dibawah ini dalam 3 detik
15 x 15 = ?25 x 25 = ?
35 x 35 = ?45 x 45 = ?

55 x 55 = ?

65 x 65 = ?

75 x 75 = ?

85 x 85 = ?

95 x 95 =  ?

Bagaimana metode untuk menghitung cepat perkalian diatas :

Prosesnya seperti berikut :

15 x 15

- digit yang didepan didapat dengan cara tambahkan 1 nilai digit pertama bilang pertama (1) – > 1+ 1 = 2 . Lalu kalikan hasil tadi (2) dengan digit pertama bilangan kedua (1) -> 2 x 1= 2
- 2 digit terakhir dari jawaban pasti bernilai 25
- jadi jawaban perkalian 15 x 15 adalah

___2
____25

———–+
225

Mari kita lihat contoh yang lain misal 75 x 75

- digit pertama bilangan pertama (7) +1 = 8
- 8 x dengan digit pertama bilangan kedua = 8 x7 = 56
- 2 digit terakhir pasti 25
- maka hasil perkalian adalah 5625

contoh lain misal 65 x 65

- 6 + 1 = 7
- 7 x 6 = 42
- jawabannya adalah 4225

misal 45 x 45

- 4+1 = 5
- 5×4 = 20
- jawabannya adalah 2025

95×95

-9+1 =10
-10×9 =90
-jawabannya adalah 9025

115 x 115

-11+1 = 12
-12×11 =132 ( lihat hitung cepat perkalian dibawah 20 )
-jawabannya 13225

155 x 155

- 15+ 1 =16
- 16 x15 = 240 ( lihat hitung cepat perkalian dibawah 20 )
- jawabannya 24025

Dari contoh contoh diatas bila anda perhatikan terdapat 2 ciri / karakteristik tertentu yaitu :
1. digit pertama ( utk bilangan 2 digit ) pasti identik antara 2 bilangan perkalian .
Misal 15 x 15 -> dua bilangan sama sama memiliki digit pertama angka 1
2. Total jumlah digit ke 2 WAJIB bernilai 10

Bila karakteristik diatas terpenuhi maka anda dapat menghitung menggunakan aturan secara umum spt ini :

misal ada bilangan AB + CD
1. Jumlahkan digit pertama dari bilangan pertama (A) dengan 1
2. Kalikan (A+1) dengan C . Hasil perkalian ini akan jadi digit pertama dan digit ke dua dari jawaban
3. Digit berikut dari jawaban didapat dari hasil perkalian BxD

Berikut contoh soal :

72×78

- cek apakah digit pertama antara 72 dan 78 identik -> sama sama angka 7 maka identik
- cek apakah jumlah digit terakhir adalah 10 -> 2+8 =10
-jalankan rule perkalian
- (7+1) x7 = 56
- 2 x 8 = 16
maka jawabannya adalah 5616

contoh :

83 x 87

- (8+1) x 8 = 72
- 3 x 7 = 21

Maka jawabannya adalah 7221

contoh :

98×92

- (9+1)x9 =90

- 8×2= 16

Maka jawabannya adalah 9016

Permainan Matematika Lagi: Sederhana dan Menakjubkan

•Juni 9, 2009 • 1 Komentar
math6 Membuat matematika menjadi menarik buat anak merupakan salah satu cara agar matematika dapat dipelajari secara mudah, tidak membosankan dan tidak menakutkan.

Salah satu cara berikut ini adalah
permainan matematika kreatif  sederhana tapi …menakjubkan

1. Pilih angka yang kamu sukai 4, 5 atau 6?

(Misal memilih angka 5)
Kita tidak boleh melihat angka tersebut.
Angka tersebut adalah rahasia bagi kita sebagai pemandu permainan.)

2. Pilih angka lagi yang kamu sukai 1, 2 atau 3? Tuliskan di belakangnya…!

(Misal anak memilih angka 3. Jadi dia mempunyai angka 53)

3. Baik sekarang kamu punya bilangan yang terdiri dari dua angka. Kalikan bilangan terebut dengan 10.

(Anak mengalikan 53×10 = 530.)

4. Tambahkan hasil kali tersebut dengan bilangan semula.

(Anak menjumlahkan 530 + 53 = 583)

5. Kamu sekarang punya tiga angka kan? Sebutkan angka tengah dan belakangnya.

” 8 dan 3,” kata anak.
“Angka depannya adalah 5…!” kita menebak dengan yakin.
“Kok tahu sih…?” anak-anak kagum bercampur penasaran.
“Ya iyalah… kan aku bisa melihat tembus pandang!

Kunci dari permainan di atas adalah perkalian 11.

Kita tahu:
53 x 11 = 583
12 x 11 = 132
24 x 11 = 264

dan seterusnya…

Kunci dari permainan di atas adalah perkalian 11.

Kita tahu: 53 x 11 = 583
atau: 8 – 3 = 5

Bermain Matematika Angka 9

•Juni 9, 2009 • 2 Komentar
math Keajaiban Bermain Matematika Angka 9:
Dari Aritmetika Menuju Aljabar

Matematika adalah raja ilmu pengetahuan,
sedangkan rajanya matematika adalah aritmetika.

1. “Pikirkan satu angka dari 1 sampai dengan 9,”
(Misal, kita  memilih 7.)2. “Kalikan bilangan tersebut dengan 4.”
(Kita hitung 7 x 4 = 28.)

3. “Kalikan lagi dengan 2.”
(Kita hitung 28 x 2 = 56.)

4. “Tambahkan hasilnya dengan bilangan yang semula dipilih.”
(Kita hitung 56 + 7 = 63.)

5. “Apakah sekarang kamu punya dua angka?”
“Ya.”
“Sebutkan salah satunya,” .
“3,” jawab kita.
“Berarti angka yang disembunyikan adalah 6.”
“Betul, kok bisa?”

Setelah kita analisa, kita tahu permainan tadi adalah permainan angka 9. Bilangan berapa pun dikali 9 maka hasilnya pasti 9 – bila angka-angkanya dijumlahkan, kecuali 0.

1. Misal kita pilih bilangan a.
2. Kalikan dengan 4 x a = 4a.
3. Kalikan lagi dengan 2 x 4a = 8a.
4. Tambahkan dengan bilangan semula 8a + a = 9a.

Jadi hasil akhirnya adalah 9a, perkalian dengan bilangan 9.

Mengapa perkalian dengan bilangan 9 selalu hasilnya tetap 9?

Mari kita perhatikan perkalian sebagai penjumlahan berulang.

9 x 3 = 9 + 9 + 9

Kita tahu
9 = 10 – 1

Perhatikan 10 -1, berapa jumlah angkanya?
10 jumlah angka = 1 + 0 = 1
1 jumlah angka = 1

10 – 1 , jumlah angka = 1 – 1 = 0

Sehingga,
9 x 3 = 9 + (10 – 1) + (10 – 1), jumlah angka tetap 9.

9 x n = 9 + (10 – 1) + (10 – 1) + …., jumlah angka tetap 9.

Jadi setiap perkalian (bilangan asli) dengan 9 akan menghasilkan jumlah angka tetap 9.

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.